Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 17:15 WIB

I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation

WOLFTANK Gelar Konser Dukung Konservasi Mangrove

Selasa, 29 Oktober 2019 | 06:31 WIB
WOLFTANK Gelar Konser Dukung Konservasi Mangrove
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Grup musik WOLFTANK menggelar konser bertajuk "I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation" di Hard Rock Cafe, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019) malam.

Konser musik ini sebagai Kolaborasi sebagai respons terhadap semakin buruknya kualitas udara, khususnya di Jakarta belakangan ini. Data terbaru dari Airvisual.com menunjukkan peringkat lima besar sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Konser musik untuk konservasi alam ini merupakan kerja sama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dengan Tony Wenas (Dewan Penasihat YKAN), WOLFTANK, dan Hard Rock Cafe Jakarta.

WOLFTANK yang beranggotakan sejumlah musisi senior, yakni Ariyo Wahab (The Dance Company), Kin Aulia (The Fly), Tyo Nugros (Dewa), dan Noey Jeje (Java Jive) merasa terpanggil untuk mengkampanyekan pelestarian alam lewat konser tersebut.

"Kami bikin single keduanya tentang alam. Tapi kami enggak mau asal bikin jadi. Kami pengin menciptakan lagu dari hati yang terdalam, dari apa yang kami lihat dan alami," kata Ariyo Wahab disela acara.

Atas kepeduliannya terhadap lingkungan alam,WOLFTANK didapuk menjadi duta oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Mereka pun lantas menunda merilis lagu yang nyaris rampung untuk lebih dulu membuat lagu tentang alam.

"Kami awalnya sudah punya lagu cinta single kedua, tapi begitu kami jadi nature ambassador di sini (YKAN) kayaknya kami terpanggil untuk kayaknya ini dulu (lagu tentang alam)," ucap Kin Aulia.

Sebagai duta lingkungan dari YKAN, WOLFTANK juga turut serta dalam kegiatan konservasi hutan mangrove di kawasan teluk Jakarta. Mereka terjung langsung untuk melakukan penanaman mangrove.

Mangrove dipercaya sebagai salah satu tumbuhan yang dapat menyerap karbon sekaligus dapat melindungi kawasan pantai Jakarta.

"Buat kami tidak mudah membuat single tentang alam bila kami tidak menyelaminya, semoga melalui kegiatan konservasi bisa menjadi inspirasi kami untuk menulis lagu," ujar Ariyo.

"Jadi memang kalau ide, 'Ayo kita buat tentang alam saja'. Cuman untuk bisa merangkai kata-kata yang pas sebagai sebuah lirik, sebagai nada banyak sekali yang harus kami lakukan, kita dalami," imbuhnya.

Sementara itu menurut Tony Wenas, lewat konser musik pihaknya berupaya mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian hutan mangrove.

"Musik adalah bahasa universal yang bisa menjadi wadah dalam menyuarakan pesan perubahan bagi kita semua," ujarnya.

"Polusi udara Jakarta yang semakin buruk membuat kualitas hidup kita terus menurun. Untuk itu setiap individu punya peranan dalam membuat perubahan, dalam hal ini untuk lingkungan Jakarta," kata Dewan Penasihat YKAN itu. [adc]

Komentar

Embed Widget
x