Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 04:20 WIB

Wolftank Gelar Konser Amal Konservasi Mangrove

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:30 WIB
Wolftank Gelar Konser Amal Konservasi Mangrove
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Polusi udara di Ibu Kota Jakarta yang belakangan menjadi topik hangat membuat grup band Wolftank turut prihatin. Wolftank pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan alam lewat gelaran konser amal untuk konservasi.

Band Wolftank merupakan gabungan dari beberapa musisi kawakan seperti Ariyo Wahab (vokalis), Tyo Nugros (Drummer), Noey Jeje (bass) dan Kin Aulia (gitar).

Bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dan Hard Rock Cafe, Wolktank akan menggelar konser amal bertajuk "I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation". Konser musik ini akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2019, di Hard Rock Cafe Jakarta.

Konser amal untuk konservasi alam ini sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Hutan mangrove merupakan paru-paru udara perkotaan dan kawasan pesisir. Selain itu, mangrove juga penting untuk melindungi wilayah perkotaan dari ancaman banjir rob, erosi, dan tsunami.

"Alam seringkali menjadi inspirasi dalam berkarya. Kami pun percaya, musik dan kegiatan konservasi dapat berkolaborasi untuk menginspirasi dan mengajak semakin banyak lagi orang terlibat, berkontribusi langsung melestarikan bumi," kata Ariyo Wahab di Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Dalam konser tersebut, akan digelar kegiatan penggalangan dana yang hasilnya akan disumbangkan untuk konservasi dan restorasi ekosistem mangrove di Jakarta.

Setiap pembelian satu tiket konser selanjutnya akan digunakan YKAN untuk mendanai penanaman satu bibit mangrove di Hutan Angke Kapuk, yang akan dilaksanakan pada November mendatang.

Untuk diketahui, hutan mangrove di kawasan Angke Kapuk saat ini menjadi salah satu ekosistem mangrove terbesar yang masih tersisa di Jakarta. Luasnya mencapai kurang lebih 195 hektar, dan ia menjadi salah satu kawasan yang dilindungi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI melalui Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Jakarta.

"Mangrove bahkan dapat mewujudkan perairan laut yang bersih karena berfungsi sebagai penyaring, selain dapat menjadi hunian bagi berbagai macam spesies laut dan burung yang bermigrasi," kata Head of Nature & People Partnership YKAN, Sally Kailola. [adc]

Komentar

Embed Widget
x