Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 06:16 WIB

#MOVEONAJA Film Pertama dari Northcliff Pictures

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 25 Juli 2019 | 14:15 WIB
#MOVEONAJA Film Pertama dari Northcliff Pictures
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Karya perdana dari rumah produksi baru, Northcliff Pictures, film berjudul #MOVEONAJA akan segera menghiasi layar lebar.

Official trailer #MOVEONAJA resmi dirilis pada Rabu, (24/07/2019). Film bergenre drama romantis tersebut digawangi Anirudhya Mitra, produser yang pernah ikut melahirkan karya-karya berkelas seperti Habibie & Ainun, Merry Riana,Tiga Srikandi dan The Gift. Hasil karya sutradara muda berbakat Hestu Saputra ini akan tayang di bioskop pada 22 Agustus mendatang.

#MOVEONAJA dipastikan hadir dengan kisah yang manis sebagai penyegar dan penghibur para penikmat film Indonesia. Film komedi romantis sederhana namun apik dalam pengemasan konflik antar peran.

"A sweet, feel good, slice of life story," ujar Anirudhya di Jakarta, baru - baru ini.

Film #MOVEONAJA persembahan perdana Northcliff Pictures dengan Ina Topotan Harahap, Muswar Faddli dan Muslich Widjaja selaku Executive Producer serta Anirudhya Mitra selaku produser.

Mengambil lokasi syuting di Bali dengan alamnya yang indah, film ini bertujuan membawa atmosfer Bali yang cantik dan segar dalam visualisasi cerita secara natural, yang mendukung tema yang sederhana namun sangat berkaitan dengan kehidupan sehari hari.

Dibandingkan dengan film-film lain yang akan dirilis bersamaan di Agustus nanti, #MOVEONAJA merupakan film dengan tema keseharian yang ringan namun menyenangkan, sehingga sangat mudah untuk diterima masyarakat.

"Ini merupakan satu kekuatan Iain dari produksi perdana dari Northcliff Pictures," kata Erry Sulistio dan Muslich Widjaja pendiri Northclife Pictures dari Northcliff Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta.

Selaras dengan cerita dan karakter-karakter dalam film yang real dan sederhana, sebagai pemain baru dalam kancah perfilman Indonesia, Northcliff Pictures memilih strategi marketing yang simple.

"Kita menggunakan platform social media sebagai alat utama dalam berkomunikasi dengan pemirsa atau penikmat film," tambah Erry.(tka)

Komentar

Embed Widget
x