Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 14:36 WIB

Girry Pratama Angkat Kearifan Lokal Lewat Film

Oleh : Aris Danu | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:01 WIB
Girry Pratama Angkat Kearifan Lokal Lewat Film
(inilahcom)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Produser muda Girry Pratama ingin memanfaatkan kekayaan alam di Tanah Air yang belum banyak di kelola, terutama kearifan lokal di Kalimantan Barat, tanah kelahirannya. Ia berniat mengangkat potensi wisata dan budaya Kalbar lewat film.

Sebagai orang yang berkecimpung di dunia perfilman, produser film Ular Tangga, Revan Reina, Incredible Love, dan Kain Kafan Hitam ini menilai promosi wisata dan budaya lewat film sangat efektif. Terlebih Kalimantan Barat menyimpan kekayaan alam yang tak kalah elok nan indah dibanding tempat lain.

"Kalimantan Barat itu tempatnya belum pernah dijamah sama kita. Kebanyakan kalau syuting kan di Jogja, Lombok. Tapi pariwisata di sana sendiri ada tempat yang bagus banget. Jadi kalau kita sebagai seniman kan mikir sesuatu yang merupakan ciri khas harus dikembangkan," ungkap Girry disela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perindo di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).

Mantan kekasih Irish Bella itu menuturkan, secara awam masyarakat hanya mengenal Kalimantan Barat dengan Dayak-nya. Padahal, lanjut Girry, lebih dari itu Kalbar menyimpan keindahan alam yang menjadi daya tarik wisatawan. Sayangnya potensi itu belum dimaksimalkan.

"Banyak banget yang bagus, ada pantainya, Tugu Khatulistiwa, banyak banget sih. Tempat pariwisata di mana-mana ada. Itu bisa jadi omset daerah juga. Kalau kita syuting di situ bisa dikenal banyak, dari mancanegara juga mau datang," ujar Caleg DPR RI nomor urut 6 Dapil Kalbar 1 itu.

Sebagai putra daerah, Girry merasa bertanggung jawab untuk turut memajukan tanah kelahirannya. Ia berharap jika dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat akan fokus memajukan Kalimantan Barat terutama mempromosikan wisata dan kearifan lokal.

"Saya heran, makam di Jawa saja bisa jadi objek pariwisata, tapi kalau di tempat saya yang harusnya itu tempat pariwisata malah enggak dikelola. Jadi ada tempat wisata yang bagus bisa jadi lapangan pekerjaan. Misalnya, kalau ada turis datang mereka bisa jadi guide," demikian Girry. [adc]

Komentar

Embed Widget
x