Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 03:48 WIB

MCM Kenalkan Masjid pada Artis Korea Lee Jong Hoon

Oleh : Aris Danu | Minggu, 27 Januari 2019 | 22:35 WIB
MCM Kenalkan Masjid pada Artis Korea Lee Jong Hoon
(Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Masyarakat Cinta Masjid (MCM) mengajak artis asal Korea Lee Jong Hoon untuk mengenal lebih dekat dengan rumah ibadah umat muslim. Bahkan, Lee sebelumnya mengaku kagum saat berkunjung ke masjid.

"Mengapa saja ajak mas Lee (Lee Jong Hoon). Dia pernah cerita sama saya, 'Pak Budi, masjid itu luar biasa sejuk ya, indah. Makanya saya ajak," kata Ketua Dewan Pembina Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Budi Karya Sumadi, disela menghadiri acara Harlah ke-73 Muslimat NU di kawasan GBK Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019).

Budi Karya menambahkan, hadirnya artis Korea yang juga mengagumi keindahan masjid diharapkan menjadi inspirasi bagi umat muslim di Tanah Air untuk sama-sama menjaga dan merawat masjid.

"Jadi buat umat muslim masjid untuk syiar dan masyarakat ikut menciptakan suasana yang sejuk. Orang Korea aja mau kenapa kita enggak," ujar Menteri Perhubungan itu.

Sementara itu Lee bercerita, dia punya pengalaman berkesan saat pertama kali berkunjung ke masjid. Umat muslim menyambutnya dengan hangat seperti saudara, hal itulah yang membuatnya merasa kagum dan terkesan.

Di Korea, kata Lee, umat muslim sulit mencari tempat untuk ibadah. Sedangkan di Indonesia bisa ditemui dimana-mana, oleh karenanya ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan mencintai masjid.

"Kita harus mencintai dan menjaga masjid. Kalau di Korea nyari masjid sangat susah, ada muslim, tapi masjid susah. Tapi kalau di sini kan mudah, orang Korea datang ke Indonesia mau mampir ke Masjid dan mereka banyak yang mempelajari soal Islam. Dan saya orang Korea ingin mempelajari juga soal masjid di Indonesia," demikian disampaikan Lee.

Wisnu Dewanto, Ketua MCM menambahkan, saat ini MCM sudah berdiri di 14 Provinsi. Lewat masjid, MCM akan mengajak 1000 ustad untuk bersama-sama MCM memerangi hoaks atau berita bohong yang menyesatkan.

"Kami akan meminta para ustad untuk memberikan masukan untuk menjaga persatuan kesatuan dan menghindari hoaks," ujar Wisnu.

Komentar

Embed Widget
x