Find and Follow Us

Jumat, 21 Juni 2019 | 03:21 WIB

Bernard Dinata Unjuk Gigi di Mini Konser "Nervous"

Oleh : Aris Danu | Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:50 WIB
Bernard Dinata Unjuk Gigi di Mini Konser
(Foto: Inilahcom/Aris DC)

INILAH.COM, Jakarta-Penyanyi muda berbakat Bernard Dinata menggelar mini konser perdana mengawali karier di industri musik Tanah Air. Bernard merupakan penyanyi berdarah Indonesia yang besar di Singapura.

Nama Bernard memang terbilang baru di belantika musik, namun kemampuan bermusik tak bisa dipandang sebelah mata. Channel YouTube penyanyi kelahiran, Los Angeles pada 1995 ini sudah menjaring lebih dari 16.000 subscriber sampai sekarang. Para fansnya tersebar dari Indonesia, sampai Singapura, tempat ia dibesarkan.

"Aku berusaha jujur dalam berkarya, aku ingin menjadi diriku apa adanya. Karena aku bahagia dan ingin menjadi musisi yang profesional," kata Bernard sebelum menggelar Mini Konser di @america, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Solois yang tercatat masuk posisi Top 4 Male Finalist, sebuah kompetisi berbakat di Singapura ini mengusung genre musik R&B. Genre itu ia padukan dengan sentuhan rock yang khas.

"Perpaduan R&B dan rock dalam vokal dan gaya saya. Tapi saya tak bisa menggolongkan saya sebagai musisi R&B, meskipun saya banyak terpengaruh olehnya," kata Bernard.

Sampai saat ini sudah ada 50 lagu yang ia ciptakan. Namun yang baru dirilis di YouTube hanya Cinta Abadi, Breeze, Stay Here, dan single terbarunya yang baru saja dirilis, Nervous. Tentunya, hampir semua tercipta lewat gitar akustiknya.

"Im in love with the acoustic guitar. Ide sebuah lagu biasa muncul pada saat sesuatu terjadi pada diri saya. Saat itulah saya merasa harus menulis lirik dan melodi di saat yang bersamaan. Dan lewat lagu-lagu itu, saya ingin mengekspesikan perasaan saya dengan suatu pesan yang tak terduga di pikiran pendengar. Sehingga membuatnya tak mudah terlupakan," paparnya.

Dalam konser perdananya, Bernard tampil bersama band yang ia bentuk di Berklee College of Music, tempat ia menimba ilmu sampai saat ini. Mereka adalah Jay (drum), David (keyboard), Hau (Bass), Mihai (Guitar).

Bernard berharap karyanya dapat diterima secara luas oleh masyarakat Indonesia.

"Saya ingin menunjukkan sebuah penggambaran lain dari lagu-lagu cinta, saya ingin penikmat musik saya bisa merasakan cinta dan menyebarkannya. Saya selalu merasa bukan siapa-siapa, tapi dengan memadukan gaya musik Amerika dan Indonesia, saya ingin membuktikan kalau kita bisa berprestasi di industri musik," demikian Bernard. [adc]

Komentar

Embed Widget
x