Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 23:36 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Torro Margens Juga Sutradara

Jumat, 4 Januari 2019 | 10:45 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Torro Margens Juga Sutradara
Torro Margens
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Torro Margens dikenal sebagai aktor pemeran tokoh antagonis. Dari puluhan judul film yang ia bintangi, rata-rata perannya adalah menjadi orang jahat. Namun tak banyak yang tahu jika Torro juga seorang sutradara.

Torro mulai aktif di industri film sejak tahun 1970-an. Film pertama yang ia bintangi berjudul Neraka Perempuan pada 1974. Di luar profesinya sebagai aktor, pria bernama lengkap Sutoro Margono ini rupanya juga aktif menjadi sutradara dan penata skenario.

Beberapa film yang pernah disutradarai oleh Torro adalah "Bercinta dalam Duka" (1984), "Preman" (1985), "Yang Perkasa" (1986), "Pernikahan Berdarah" (1987), "Lukisan Berlumur Darah" (1988) dan "Cinta Berdarah" (1989).

Lalu "Sepasang Mata Maut" (1989), "Prabu Anglingdarma" (1990), "Prabu Anglingdarma 2" (1990), "Saur Sepuh V (Istana Atap Langit)" (1992), "Surgaku Nerakaku" (1994) dan "Kabut Asmara" (1994).

Selain menjadi sutradara, di antara beberapa film yang disebut di atas, Torro pun bertindak sebagai pemain sekaligus penata skenario.

Tak hanya film, Torro juga aktif dalam beberapa FTV dan Sinetron di antaranya "Padamu Aku Bersimpuh", "Hidayah", "Rahasia Ilahi", "Tukang Bubur Naik Haji The Series" dan yang paling baru "Utusan Dari Surga".

Selain sebagai aktor, sutradara dan penata skenario, nama Torro Margens juga sempat melejit saat menjadi pembawa acara program misteri Gentayangan. Lewat jargon "Uka-uka", nama Torro Margens begitu lekat dengan program tayangan yang disiarkan TPI kala itu.

Aktor senior kelahiran Pemalang, Jawa Tengah, 5 Juli 1950 meninggal dunia pada, Jumat (4/1/2019). Pria bernama asli Sutoro Margono itu meninggal dunia pada usia 68 tahun. [tar]

Sumber: Antara

Komentar

Embed Widget
x