Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 08:37 WIB

Go AHead Challenge 2018

Berkarya Tanpa Batas Lewat Kompetisi Kreatifitas

Oleh : Aris Danu | Sabtu, 8 Desember 2018 | 18:35 WIB

Berita Terkait

Berkarya Tanpa Batas Lewat Kompetisi Kreatifitas
(Foto: istimewa)

INILAH.COM, Jakarta-Berkarya tidak perlu dibatasi karena ide, kreatifitas mengalir dan datang dari mana saja dan kapan saja. Bahkan tak jarang karya hadir dari perpaduan lintas bidang, baik itu musik, fotografi, kuliner atau visual art.

Pembahasan mengenai karya tanpa batas dari para pelaku kreatif hadir dalam talkshow Freeware Spaces x Go Ahead Challenge di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Para pelaku kreatif berbagi cerita mengenai perjalanan serta keahlian mereka dalam bidang musik dan fotografi. Bagaimana mereka dapat menjalani dan mengembangkan beragam passion yang berbeda untuk menciptakan karya unik tanpa batas.

"Saya suka banget musik, sehingga sekarang ini mendalami dunia fotografi panggung. Inspirasi untuk belajar lebih jauh pun saya dapatkan dari buku-buku fotografi, melihat berbagai karya dari fotografer legendaris seperti Annie Leibovitz dan bahkan belajar dari fotografer lainnya." kata Rendha Rais, fotografer panggung.

Rendha berbagi pengalaman dan keahlian selama lebih dari 9 tahun menjadi fotografer panggung pada pertunjukkan sederet musisi ternama seperti Seringai, Tulus, Iwan Fals, dan Kotak.

Ketertarikan pada dunia fotografi juga dikisahkan oleh Yulio "Onta", pemenang Go Ahead Challenge tahun 2016 sekaligus bassis band Piston.

"Awal suka fotografi itu karena kagum liat foto-foto band pas manggung yang keren banget. Menurut saya fotografi musik khususnya stage act photography, bisa menyampaikan suasana yang terjadi di sana untuk orang-orang yang tidak bisa nonton langsung. Inspirasi tersebut lah yang membuat saya ingin mempelajari lebih jauh fotografi musik, apalagi sebagai musisi saya merasa dapat berkarya lebih jauh dengan pemahaman saya akan moment-moment penting di atas panggung," papar Yulio.

Langkah berani dari para pelaku kreatif tersebut dalam berkarya sesuai bakat merupakan inspirasi bagi siapa pun yang ingin mengembangkan diri menjadi apa yang mereka mau.

Terkait hal itu, Go Ahead Challenge 2018 "Karya Gak Tau Batas" dapat menjadi ruang baru untuk mengembangkan passion bersama dengan para pelaku kreatif ternama di bidang musik, fotografi, kuliner, dan visual art.

"Sangat bersyukur saya memutuskan untuk mengikuti Go Ahead Challenge dua tahun lalu. Karena dari situ saya bisa belajar banyak hal dari berbagai tokoh kreatif tanah air, seperti Anton Ismael atau Ade Darmawan. Saya juga dapat menemukan berbagai inspirasi dari mereka untuk mendalami passion apa pun untuk berkarya sebebas mungkin," ungkap Yulio.

Platform kompetisi kreatif dari berbagai bidang Go Ahead Challenge "Karya Gak Tau Batas" 2018 dapat dilihat di GoAheadPeople.id mulai Oktober-Desember 2018. Kompetisi ini membuka kesempatan untuk eksplorasi hal-hal di bidang musik, kuliner, fotografi dan visual art.

Selain bisa pamer ide dan konsep karya, para peserta juga diajak untuk belajar langsung di Creative Academy bersama para pelaku kreatif yang juga berperan sebagai kurator Go Ahead Challenge 2018. Mereka adalah Widi Puradireja dan Jason Ranti (musisi), William Gozali dan Martin Natadipraja (kuliner), Anton Ismael dan Bill Satya (fotografi) dan Naufal Abshar dan Ardneks (visual art). [adc]

Komentar

Embed Widget
x