Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 08:34 WIB

Nikita Mirzani Senang P3H Trans TV Dihentikan KPI

Oleh : Aris Danu | Jumat, 30 November 2018 | 16:50 WIB

Berita Terkait

Nikita Mirzani Senang P3H Trans TV Dihentikan KPI
Nikita Mirzani - (Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta-Nikita Mirzani senang usai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi penghentian sementara pada program acara "Pagi-Pagi Pasti Happy" (P3H) Trans TV.

Program yang dipandu Nikita Mirzani setiap pagi ini tidak boleh tayang selama tiga hari mulai tanggal 3-5 Desember 2018.

"Berarti kan kita punya kesempatan liburan. Karena kan selama ini mau liburan dari program itu ribet banget kan. Susah," kata Nikita di Gedung Trans TV, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Selain alasan libur dari pekerjaan, Niki mengaku girang karena bisa bangun tidur lebih siang dari biasanya. Selama menjadi host P3H, Nikita Mirzani dituntut selalu bangun pagi karena harus memandu acara itu.

"Tahu sendiri kan setiap hari Senin sampai Jumat, gue bangun pagi-pagi. Kalau diliburin tiga hari alhamdulillah bisa bangun siang sekarang," kelakarnya.

Memanfaatkan liburan, Niki berniat untuk terbang ke Bangkok, Thailand. Rencananya ia akan berangkat pada Sabtu (1/12/2018) nanti, bersamaan dengan dimulainya penghentian tayangan P3H.

"Gue baru mau liburan nih jalan-jalan ke Thailand sama anak-anak besok," demikian Nikita.

Sekedar informasi, dalam laman kpi.go.id disebutkan penghentian sementara program ccara "Pagi Pagi Pasti Happy" itu Berdasarkan Surat Keputusan KPI Pusat No.623/K/KPI/31.2/11/2018, yang ditandatangani Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, pada Jumat (23/11/2018) merupakan hasil rapat pleno KPI Pusat.

Berdasarkan surat keputusan tentang sanksi penghentian sementara, program Pagi-Pagi Pasti Happy atau P3H melakukan pelanggaran terhadap sejumlah pasal, antara lain pasal mengenai privasi, perlindungan anak, dan klasifikasi Remaja. Secara rinci surat keputusan menyebut P3H melanggar Pasal 9, Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2), dan Pasal 21 Ayat (1) Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 9 Ayat (2), Pasal 13 Ayat (1) dan (2), Pasal 15 Ayat (1), dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a Standar Program Siaran (SPS).

Bentuk pelanggaran yang dimaksud antara lain berupa muatan komentar negatif oleh host pada program P3H tanggal 27 September 2018 dan tanggal 3 Oktober 2018 yang membahas kasus Kris Hatta-Hilda. [adc]

Komentar

Embed Widget
x