Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 04:13 WIB

The Symphony of Friendship

Tantowi Gelar Konser Persahabatan RI-Selandia Baru

Oleh : Aris Danu | Selasa, 6 November 2018 | 18:50 WIB

Berita Terkait

Tantowi Gelar Konser Persahabatan RI-Selandia Baru
(Foto: Riset)

INILAH.COM, Jakarta-KBRI Wellington menggelar berbagai kegiatan, seperti seminar publik, pameran foto dan panggung seni untuk menandai 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Selandia Baru yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, KBRI Wellington menggelar konser bertajuk The Symphony of Friendship di gedung pertunjukan ikonik di Wellington, The Opera House, pada Jumat (9/11/2018)..

Duta besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengatakan, konser istimewa itu dipersiapkan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bagian dari Pasifik yang berbagi kesamaan budaya dan adat istiadat.

"Konser ini mengkolaborasikan musik Maori (suku asli Selandia Baru) dengan musik dari Indonesia bagian timur. Semoga ini akan semakin memperkuat tali persaduaraan kita dengan bangsa-bangsa di Pasifik," kata Tantowi Yahya melalui siaran pers, Selasa (6/11/2018).

Konser The Symphony of Friendship akan menampilkan tiga penyanyi dari Indonesia, yaitu Edo Kondologit, Gita Gutawa dan Andmesh Kamaleng. Serta 2 penyanyi dari suku Maori, yaitu Maisey Rika dan Tama Waipara.

Penampilan mereka akan diiringi oleh Wellinton Orchestra, salah satu orkestra ternama di Selandia Baru. Konser berdurasi 90 menit ini mendaulat Erwin Gutawa sebagai arranger sekaligus konduktor orkestra.

KBRI Wellington optimis konser ini akan dipadati oleh 1.300 penonton yang setengah di antaranya adalah pelajar di Wellington.

"Para pelajar yang rata-rata berusia 15 tahun adalah pemilik masa depan hubungan Indonesia-Selandia Baru. Semakin dini mereka mengenal Indonesia maka semakin cepat mereka akan jatuh cinta," ujar Tantowi.

Konser Persahabatan ini akan digelar di hadapan para petinggi pemerintah kedua negara, anggota parlemen, akademisi, berbagai organisasi kemasyarakatan, pelajar, mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang ada di Selandia Baru.

"Karena bagian dari perayaan ulang tahun, kami tidak menjual tiket. Hanya berbasis undangan" ujar Tantowi.

Penyelenggaraan konser persahabatan yang baru pertama kali digelar ini disambut baik oleh beberapa kementerian dan lembaga terkait di Indonesia. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berencana hadir dan memberikan sambutannya bersama Ketua Parlemen Selandia Baru Trevor Mallard. Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf juga memuji langkah KBRI Wellington yang bersentuhan dengan ekonomi kreatif.

Triawan menganggap konser tersebut akan menunjukkan kemajuan industri kreatif Indonesia kepada negara-negara di Pasifik. Sebagaimana kita ketahui Selandia Baru adalah salah satu negara yang paling maju industri kreatifnya. Khususnya setelah film-film produksi mereka seperti Lord of the Rings, The Hobbit, dan lain-lain meledak di pasar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengapresiasi diplomasi melalui konser The Symphony of Friendship itu. Menurutnya, Selandia Baru adalah salah satu pasar potensial, dan sudah memiliki direct flight ke Bali. Maskapai Emirates dan New Zealand Air sudah terbang langsung dari Uckland - Denpasar.

"Ketika ada akses langsung, dan ke destinasi greater nomor 1, Bali, maka akan lebih mudah menarik wisman ke Indonesia. Mirip dengan pasar Australia, Selandia Baru suka dengan adventure, bahari, surfing dan culture, semua tersedia dengan baik di Bali," kata Arief Yahya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x