Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 April 2018 | 19:29 WIB
 

Boundless Love, Cerita Cinta Dua Negara

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 12 Januari 2018 | 19:45 WIB
Boundless Love, Cerita Cinta Dua Negara
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Film Boundless Love telah rampung dibuat. Film ini berceritakan tentang cinta di khatulistiwa.

Film tersebut salah satu perwujudan dari program promosi shooting location yang dibawa pada pertemuan misi bisnis di Shanghai, Mei 2017. Ini akan mempererat negara di dunia terutama hubungan antara Indonesia dengan Tiongkok.

Judul film Boundless Love bisa diartikan dalam bahasa Mandarin mempunyai arti cinta di khatulistiwa. Tetapi karena berbagai alasan, film ini memiliki arti yang semakin dalam. Film yang syuting di Indonesia mulai dari 22 Desember 2017 - 11 Januari 2018, menunjukkan bahwa cinta itu tidak ada batas negara ataupun suku, serta lainnya.

Film ini mengambil lokasi syuting di Palembang dan Bandung. Palembang dipilih karena untuk memperkaya cerita yang tidak lepas kaitannya dengan sungai musi dan jembatan Ampera. Sedangkan Bandung dipilih karena bernuansa hubungan antara Indonesia - Tiongkok.

"Kita harus terus mendorong promosi film Indonesia. Industri film bukan hanya cerita tapi juga lokasi film. Film ini adalah film pertama yang Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) dukung bekerja sama dengan pemerintah daerah, pemerintah kota, kementerian lain tentunya dengan pemerintah China," papar Joshua Puji Mulia Simanjuntak, Deputi Bidang Pemasaran Bekraf, di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (12/01/2018).

Masih menurutnya, dengan rampungnya syuting film ini, maka Bekraf terus evaluasi untuk lokasi film di Indonesia yang benar - benar menarik. Dia menambahkan, dengan memiliki pengalaman mendukung sebuah film, secara perlahan, Bekraf bisa memperbaikin ekosistem lokasi syuting di Indonesia.

Pembuatan yang melibatkan kru yang terdiri dari 77 orang, diantaranya 25 orang Tiongkok, sisanya adalah kru Indonesia. Untuk aktor dan aktris yang terlibat ada dari dua negara. Aktor pemeran utama dari Tiongkok Shen Hao, aktris pemeran utama dari Indonesia adalah Putri Ayudya. Untuk pemeran lainnya adalah Ray Sahetapy, Ade Firmansyah, Nungki Kususmaastuti, dan Maryam Supraba.

Memang tidak mudah untuk menyatukan dua negara yang berbeda budaya. Namun dengan usaha para kru, pemain film, dan kedua negara tersebut, akhirnya film ini rampung dan rencananya akan tayang pada Agustus mendatang. (tka)

Komentar

 
Embed Widget

x