Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Januari 2018 | 11:23 WIB
 

Curahan Hati Opick Lihat Pengungsi Palestina

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 6 Januari 2018 | 00:55 WIB
Curahan Hati Opick Lihat Pengungsi Palestina
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Penyanyi religi Opick mengungkapkan pengalamannya setelah mengunjungi pengungsi Palestina.

Sahabat Palestina MemanggiI (SPM) berhasII memberangkatkan Duta Kemanusiaan pada 17 Desember 2017 sampai dengan 24 Desember 2017 ke 3 negara perbatasan Palestina, yakni Turki, Lebanon dan Suriah. Sebanyak 15 orang yang terdiri dari musisi yakni Opick Tombo Ati dan Melly GoesIaw, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yakni komunitas Tangan Di Atas (TDA), Lembaga Amil Zakat (LAZ) Zakat Sukses, SSC, Qupro, dan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.

Para Duta Kemanusiaan ini menyalurkan bantuan yang telah terkumpul dari penggalangan donasi melalui konser-konser kemanusiaan bertajuk Palestina selama hampir S tahun dengan dipromotori oleh Qupro Indonesia dengan donasi sebesar USD 250,000, SPM membelikan bahan-bahan makanan (sembako) selimun, kasur, bantal, pemanas dan arang.

Pembina SPM Amrozi M Rais mengisahkan, sebelum para Duta Kemanusiaan berangkat ke Turki, di awali dengan berangkatnya 5 orang sebagai tIm advance pada Ahad (17/12/2017), untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan selama para Duta Kemanusiaan menjalankan misinya.

"Tugas tim advance adalah mempersiapkan penginapan, transportasi, acara dan penjemputan," kata Amrozi, saat konferensi pers di RM AI-Jazeera, Jakarta Timur, baru - baru ini.

Amrozi menjelaskan, SPM tidak sendiri dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ini. Pihaknya bekerjasama dengan LSM setempat yaitu Hayat Yolu, seIama menyalurkan bantuan tersebut.

"Pada 18 Desember kami diajak oleh LSM rekanan kami, Hayat Yolu, ke sekolah penghafal ALQuran khusus pengungsi Palestina, bernama Iqro, Istanbul bagian barat laut. Sekolah ini menampung anak-anak Palestina korban perang tahun 2008-2009, 2013 dan 2014. JumIah siswa-siswinya mencapai 185 orang," tutur Amrozi.

Di lqro ini, Opick dan Melly Goeslaw sempat menghibur dengan lagu - lagu religi di depan anak-anak pengungsi Palestina, saat pembagian hadiah bagi siswa-siswi yang paling banyak hafalannya dan berprestasi.

Rasa syukur sangat dirasakan Opick ketika bertemu dengan para pengungsi d perbatasan Palestina, di Gaza, Turki, Lebanon dan Suriah. Dia menjelaskan, tidak terlalu mengalami masalah yang berat, seperti yang dicemaskan kebanyakan orang.

"Kesulitan tidak berasa melihat mereka. Aduh, kita enggak ada apa-apanya. Jadi, kita di sana semakin bersyukur aja," papar Opick ditemui di tempat yang sama.

Masih menurut Opick, rasa hangat dan gotong royong antar sesama juga dirasakan saat mengunjungi tempat pengungsian.

"Masyarakat yang gotong royong, luar biasa, luar biasa di sini enggak ada perang. Keadaan ini harus dipertahankan terus karena kalau sudah ada perang itu korbannya anak-anak lagi ada yang cacat, kehilangan orangtua, perang itu sesuatu yang mimpi buruk jadi Indonesia harus damai enggak ada perang," tambahnya.

Opick juga mengungkapkan pengalaman paling berkesan saat menyerahkan sumbangan yang dia bawa dari Indonesia.

"Saya bayangin kalau mereka enggak punya karpet di sana, karpet alas buat tidur, kalau enggak ada alas buat tidur gimana? Itu kan dingin banget, lantai kan dingin masyaallah ini dua hari bisa mati. Ketika dikasih kasur aja wah mereka tuh senang banget," ujarnya.(tka)

Komentar

 
Embed Widget

x