Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 07:37 WIB

GNP Konsisten Melestarikan Lagu-lagu Anak

Oleh : Aris Danu | Selasa, 19 Desember 2017 | 16:53 WIB

Berita Terkait

GNP Konsisten Melestarikan Lagu-lagu Anak
(Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta-Kurangnya perhatian terhadap musik pada segmentasi pasar anak-anak membuat lagu-lagu anak seolah mati suri. Terlebih televisi juga tak memberi ruang untuk menayangkan lagu-lagu anak.

Namun anggapan bahwa lagu-lagu anak telah mati suri dibantah dengan tegas oleh Djakawinata Susilo, dari label Gema Nada Pertiwi (GNP). Label yang khusus memproduksi lagu-lagu anak ini rupanya masih aktif dan konsisten merilis lagu-lagu anak. Hal itu dibuktikan dengan peluncuran album anak-anak berjudul Koleksi Abadi Lagu Taman Kanak-Kanak Vol.5, pada Minggu (17/12/2017) di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

"Sejauh ini musik anak-anak masih mendapat perhatian yang sangat baik," kata Djakawinata Susilo dalam keterangannya.

Djaka mengatakan, saat ini era musik anak-anak kembali ke tahun 90-an. Di mana saat itu banyak muncul lagu anak-anak yang berimbas munculnya penyanyi anak-anak seperti Enno Lerian, Trio Kwek Kwek dan Agnes Monica.

"Lagu-lagu anak yang baru sebenarnya banyak. Tapi lagu recycle memang lebih banyak. Lagu anak-anak tahun 1990-an masih sering dibawakan ulang hingga saat ini," ujar Djaka.

Seiring perkembangan teknologi, era digital saat ini menurut Djaka justru semakin mudah mempromosikan lagu-lagu anak. Sebab, saat ini televisi bukan menjadi satu-satunya wadah untuk memperkenalkan musik anak-anak. Masyarakat modern kini memanfaatkan media sosial dan media online seperti Youtube dalam mempromosikan lagu.

"Lagu Abang Tukang Bakso yang kami bikin itu sekarang sudah ditonton lebih dari 116 juta viewers di Youtube. Sedangkan lagu Naik Odong-Odong sudah ditonton sebanyak 87,6 juta viewers. Artinya, lagu anak-anak itu masih disukai oleh anak-anak Indonesia. Peluang bisnisnya juga masih besar," papar Djaka.

Hal senada diungkapkan pencipta lagu-lagu anak, Kak Nunuk. Menurut pemilik nama asli Nughoro Setiadi ini, lagu-lagu anak akan selalu ada. Hanya saja lagu-lagu anak seperti menghilang lantaran orang tua malas memperkenalkan lagu-lagu anak ke putra-putrinya.

"Musik anak-anak selalu ada, tapi memang enggak kelihatan. Dulu banyak acara anak-anak. Tapi sekarang anak-anak kurang minat dengan musik untuk mereka karena orangtuanya. Orangtua sekarang lebih senang kenalin anak-anak dengan tayangan sinetron atau drama Korea. Enggak salah sih, cuma ya akibatnya begitu. Berbeda sekali dengan tahun 1990-an," papar Kak Nunuk.

Kak Nunuk mengapresiasi label GNP yang fokus dan secara konsisten untuk lagu-lagu anak. "Saya sangat bersyukur, anak-anak yang punya bakat ini masih bisa menyalurkan kemampuannya bernyanyi. Saya juga bersyukur, anak-anak kita masih bisa menikmati lagu anak-anak Indonesia," ujat Kak Nunuk. [adc]

Komentar

Embed Widget
x