Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:34 WIB

Joko Anwar Apresiasi Kinerja Pengelola Bioskop

Oleh : Aris Danu | Rabu, 11 Oktober 2017 | 23:40 WIB
Joko Anwar Apresiasi Kinerja Pengelola Bioskop
Joko Anwar - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Sutradara Joko Anwar mengapresiasi pengelola jaringan bioskop yang memberi kesempatan tayang kepada film Pengabdi Setan sehingga mampu menyedot 2,1 juta penonton dalam waktu 14 hari.

Joko menilai angka jumlah penonton meningkat juga berkat kinerja pengelola bioskop.

"Dukungan bioskop besar banget," kata Joko, di Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Pengelola bioskop, salah satunya Cinema 21 diakui Joko sangat profesional dalam mendukung film nasional. Manajemen bioskop menjalankan sistem dengan sangat adil dan memposisikan semua film, baik impor maupun nasional, pada kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jika ada film yang memang diminati penonton, maka pihak bioskop akan memberi kesempatan lebih banyak. Sebaliknya, jika film tersebut tidak diminati, maka pihak bioskop tidak segan-segan menurunkan film tersebut.

"Bahkan ada film yang merupakan bagian dari pemilik bioskop dan ternyata tidak laku, mereka juga turunin. Mereka tidak memandang bulu, tidak ada penganaktirian," ujarnya.

Joko menambahkan, berkat profesionalitas pengelola bioskop dengan menempatkan film sebagai komoditas, maka film nasional akan terus berjaya.

"Kalau bioskop tidak memberi kesempatan kepada film nasional yang laku, mustahil ada film yang ditonton hingga 1 juta orang. Bahkan, ada pula bioskop yang memiliki 4-5 layar dan seluruhnya menayangkan film Indonesia," ujarnya.

Terkait Pengabdi Setan yang berhasil merebut 13 nominasi pada Festival Film Indonesia (FFI) 2017, Joko mengaku bersyukur. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk apresiasi terhadap film tersebut, dalam upaya mengangkat film horor Indonesia. Karena, selama ini film horor diposisikan seperti kelas dua karena dibuat asal jadi dan tidak mementingkan kualitas.

"Padahal jika dibuat dengan serius dan mementingkan kualitas, genre film horor bisa menjadi penggerak roda ekonomi," kata Joko.

Senada dengan Joko, Manoj Punjabi (MD Entertainment) mengatakan, bahwa melesatnya Pengabdi Setan merupakan bukti profesionalitas Cinema 21. Melihat film tersebut laku keras, Cinema 21 memberikan kesempatan yang sangat luas untuk tayang di bioskopnya. Padahal pada saat yang sama, lanjut Manoj, Cinema 21 justru menurunkan Gerbang Neraka (Legacy Film), yang notabene produksi dari grup Cinema 21 sendiri.

"Itu bukti bahwa bioskop sangat profesional dan objektif," ujar Manoj.

Manoj berpendapat, manajemen Cinema 21 sekarang sudah mengalami perkembangan pemikiran. Saat ini, industri bioskop tersebut sangat menghargai film nasional, mendengar masukan dari produser, dan bahkan sangat transparan.

"Jadi, saya merasa, bahwa Cinema 21 sekarang berbeda dengan dulu. Sekarang mereka sangat profesional, terbuka, dan sangat support film nasional," imbuhnya. [adc]

Komentar

 
Embed Widget

x