Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 21:53 WIB

Siaran TV Kabel Masih Alami Kendala Infrastruktur

Oleh : Aris Danu | Minggu, 24 September 2017 | 00:40 WIB
Siaran TV Kabel Masih Alami Kendala Infrastruktur
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Gabungan Operator Televisi Kabel Indonesia (GO-TV Kabel Indonesia) mengalami kendala dalam hal melakukan proses penyiaran, yakni dalam penggunaan infrastruktur.

GO-TV Kabel Indonesia memiliki data bahwa lebih dari 7 ribu penyelenggara siaran berbasis TV kabel ada di Indonesia. Sedangkan data empiris menunjukkan, jumlah pengguna rumah tangga pengguna jasa TV kabel di Indonesia mencapai lebih dari 9 juta rumah tangga atau setara lebih dari 40 juta penduduk, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

"Pengoperasian TV kabel di Indonesia masih menghadapi banyak permasalahan, terutama menyangkut penggunaan tiang tumpu PLN yang tidak ada kejelasan untuk pihak operator TV kabel," kata Ketua Umum GO-TV Kabel Indonesia, Gugun Yudinar dalam keterangannya, Sabtu (23/9/2017).

Gugun mengatakan, masalah lainnya ada indikasi ketidakberpihakan dengan memungut iuran penggunaan tiang listrik kepada operator TV kabel.

"Selain itu, siaran TV swasta nasional yang menggunakan frekuensi publik, yang seharusnya bebas dinikmati masyarakat, mewajibkan operator TV kabel untuk membayar Rp15 ribu per pelanggan setiap bulannya," ujarnya.

Oleh karenanya, asosiasi TV kabel berharap dukungan dari masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak para operator TV kabel. Operator TV kabel berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi dan hiburan hingga ke pelosok negeri.

Terkait hal itu, lanjut Gugun, asosiasi TV kabel akan menggelar Rakornas pertama di Jakarta pada 25 September 2017 di Ballroom Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan. Melalui pertemuan itu diharapkan adanya solusi atas kelanjutan nasib para operator TV kabel.

GO-TV Kabel Indonesia merupakan organisasi yang didirikan secara sukarela oleh para operator dan pengusaha UKM TV Kabel berbadan hukum berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, visi, dan misi. [adc]

Komentar

 
Embed Widget

x