Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 08:54 WIB

Dahsyat RCTI Dihentikan KPI, Ini Sebabnya!

Oleh : Aris Danu | Kamis, 30 Maret 2017 | 10:48 WIB
Dahsyat RCTI Dihentikan KPI, Ini Sebabnya!
Dahsyat RCTI - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Program tayangan musik Dahsyat RCTI dihentikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat). Pemberhentian tayang itu bersifat sementara sebagai bentuk sanksi dari KPI.

Berdasarkan keterangan yang dikutip dari laman kpi.go.id, Rabu (29/3/2017), KPI memutuskan untuk menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara selama tiga hari program Dahsyat yakni tanggal 13, 14, dan 19 bulan April tahun 2017.

Sanksi itu diberikan kepada tayangan Dahsyat karena dinilai telah melakukan pelanggaran pada penayangan tanggal 28 Februari 2017, pukul 09.11 WIB dan 1 Maret 2017, pukul 08.49 WIB.

Dahsyat kedapatan melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI. Adapun sanksi telah disampaikan pihak KPI ke RCTI sejak, Jumat (24/3/2017).

Ada dua poin yang membuat KPI bisa memutuskan bahwa program musik 'Dahsyat' ini melakukan pelanggaran P3SPS, berikut selengkapnya:

1. Menurut keterangan KPI Pusat, Dahsyat memuat perkataan yang merendahkan seperti "pe'a", "pangeransawan", "ular kadut", dan "jenglot".

2. Terdapat adegan seorang pria yang mengendarai mobil dengan gerakan maju, mundur, dan rem mendadak dengan kondisi ada pria lain yang ada di dalam bagasi yang tertutup pada mobil tersebut. Jenis penggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran atas penghormatan terhadap nilai dan norma kesopanan dan kesusilaan, perlindungan terhadap anak, serta penggolongan program siaran.

Dalam keterangan itu, Komisioner sekaligus Koordinator bidang Isi Siaran KPI Pusat, Hardly Stefano mengatakan, muatan perkataan dan perilaku tersebut seharusnya tidak ditayangkan karena dapat memberi pengaruh buruk pada khalayak yang menonton.

Karena pelanggaran yang dilakukan Dahsyat, KPI mengenakan sanksi dengan Pasal 80 ayat (2) SPS KPI Tahun 2012.

Dengan dikenakannya sanksi tersebut, RCTI tidak diperkenankan menyiarkan program dengan format sejenis pada waktu siar yang sama atau waktu yang lainnya. [adc]

Komentar

 
Embed Widget

x