Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 29 Juni 2017 | 07:32 WIB

Fahd Pahdepie Sebut Novelnya Dibaca Para Hijabers

Oleh : Aris Danu | Selasa, 28 Maret 2017 | 21:55 WIB
Fahd Pahdepie Sebut Novelnya Dibaca Para Hijabers
(Foto: Inilahcom/Aris Danu)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Novelis Fahd Pahdepie menyebut karya terbarunya berjudul Angan Senja dan Senyum Pagi banyak dibaca oleh para hijabers. Novel itu menurutnya berbeda dari novel-novel terdahulu.

Novel Angan Senja dan Senyum Pagi responnya cukup positif, terbukti telah terjual lebih dari 1.500 eksemplar saat prajual.

"Yang baca banyak para hijabers," kata Fahd melalui keterangan tertulisnya, Senin (28/3/2017).

Penulis novel berusia 30 tahun itu mengatakan, novel Angan Senja dan Senyum Pagi mempunyai gaya penulisan yang berbeda. Ia sempat terjebak sebagai penulis yang ingin terlihat pintar di mata pembaca.

"Ini buku yang berbeda dari novel saya yang biasanya. Lebih sederhana, santai, lebih enggak berusaha terlihat pintar. Dulu saya terjebak sebagai penulis yang ingin terlihat pintar," paparnya.

"Ini kalau secara pekerjaan ini novel saya yang paling mekanikal. Tidak melibatkan pengalaman diri sendiri. Saya ingin mengemas suatu cerita kepada pembaca dan tidak ingin berkhotbah," imbuhnya.

Fahd sejauh ini sudah merilis lebih dari 18 judul buku. Sebelum novel Angan Senja dan Senyum Pagi, dia pernah merilis dua novel kolaborasi fiksi-musikal bersama Bondan Prakoso & Fade2Black yaitu, Hidup Berawal Dari Mimpi (2011) dan Tak Sempurna (2013).

"Menulis adalah proses menyapa pembaca. Kita menyajikan dunia kita kepada pembaca. Angan Senja dan Senyum Pagi ada matematikanya sedikit. Buku ini keluar dari idealisme," tandasnya. [adc]

 
x