Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 09:15 WIB

Nia Dinata Cari Bakat Perempuan Penulis Skenario

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 26 Maret 2017 | 16:30 WIB
Nia Dinata Cari Bakat Perempuan Penulis Skenario
Sutradara sekaligus penulis naskah film Nia Dinata - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sutradara sekaligus penulis naskah film Nia Dinata mencari bakat - bakat baru dalam mengemas cerita film yang dituangkan dalam sebuah naskah dalam Viu Femaley Story Festival.

Vuclip, perusahaan media milik PCCW dan penyedia layanan video-on-demand premium untuk pasar negara berkembang, mengumumkan Viu Female Story Festival. Festival ini menggandeng dua nama terbaik di industri film Indonesia yaitu Nia Dinata dan Lucky Kuswandi. Viu Female Story Festival ini akan menjadi festival menulis cerita perempuan tahunan yang pertama diadakan di Indonesia.

Viu Female Story Festival terbuka untuk umum dan siapa saja dapat berpartisipasi dengan cara mengirimkan cerita melalui www.dramabanget.com, pendaftaran dan pengumpulan karya dimulai dari 15 Maret hingga 20 April 2017. Festival ini bertujuan untuk mendorong bakat muda Indonesia untuk membawa tulisan-tulisan mereka ke tingkat profesional dan membuka peluang masuk ke dalam industri film dengan bekerja sama dengan nama-nama sineas papan atas Indonesia yaitu Nia Dinata dan Lucky Kuswandi.

"Mungkin dari membuat sebuah film yang paling sulit adalah membuat cerita atau skenario. Banyak orang yang ingin instan dan maunya langsung syuting. Karena orang membuat skenario itu harus duduk berfikir secara matang selama tiga bulan. Biasanya anak muda inginnya langsung ke lokasi syuting foto - foto dan upload di sosial media. Padahal kunci dari sebuah film itu adalah cerita," kata Nia Dinata saat ditemui di acara Viu Female Story Festival, Jakarta, baru - baru ini.

Lebih lanjut Nia menjelaskan, dirinya akan mencari beragam tema yang tidak biasa. Para peserta dapat mengeksplorasi diri dengan berbagai cerita yang menarik dan tidak biasa yang ditampilkan dalam setiap cerita film atau FTV.

"Kami ingin mendapatkan cerita perempuan yang sangat berkarakter dan mampu menjadi sebuah ciri dari sebuah film. Nanti dari setiap cerita yang diterima akan disaring terlebih dahulu. Dari setiap peserta pasti ada yang berbakat dan mampu menulis dengan baik," tambahnya.

 
Embed Widget

x