Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 29 Maret 2017 | 00:40 WIB
Hide Ads

Ferry Salim Jadi Mafia di Surabaya

Oleh : Aris Danu | Senin, 20 Maret 2017 | 23:45 WIB
Ferry Salim Jadi Mafia di Surabaya
Aktor Ferry Salim - (Foto: inilahcom/Aris DC)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Aktor Ferry Salim memerankan tokoh seorang mafia bernama Dibyo dalam film Perfect Dream. Dalam film itu, Ferry harus menggunakan dialek Jawa Timur yang menurutnya sebagai tantangan baru.

"Iya, karakter Dibyo ini kan orang Jawa Timur yang medok banget bahasa Jawa-nya. Nah, itu sulit. Kebetulan sebulan sebelumnya saya baru selesai jadi orang Jawa Tengah di film 'Remember The Flavor,'" kata Ferry saat berbincang di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3/2017).

Untuk menaklukkan tantangan itu, Ferry pun belajar ekstra keras agar dialeknya terdengar kental bahasa Jawa Timuran.

"Saya meski orang Sumatera, tapi punya banyak teman orang Surabaya. Akhirnya minta (mereka) buat bantuin (menilai) sudah mirip atau belum dialeknya," ujar pria kelahiran Palembang, 8 Januari 1967.

Aktor berusia 50 tahun itu mengatakan, karakter Dibyo, membuatnya bersemangat memerankan okoh tersebut. Sebab, menjadi seorang mafia yang ambisius menjadi impian Ferry dalam peran.

"Dia (Dibyo) tak kenal lelah untuk mencapai ambisinya. Berbagai cara dilakukan untuk mencapai keinginannya, salah satunya (dengan) menikahi bos mafia," tuturnya.

Perfect Dream mengisahkan tentang kehidupan Dibyo (Ferry Salim) yang memiliki ambisi dan mimpi besar. Untuk mencapai impiannya itu, Dibyo menikahi Lisa (Wulan Guritno) putri Marcel Himawan, pengusaha besar di kalangan elite Surabaya.

Dibyo pun akhirnya berhasil mengembalikan kesuksesan Himawan, namun cara yang ditempuhnya lewat kejahatan yang berujung pertikaian antar geng.

Selain Ferry Salim, film karya sutradara Hestu Saputra itu dibintangi oleh Wulan Guritno, Baim Wong, Tisa Biani, Olga Lidya, Rara Nawangsih, Qomar, Hengky Solaiman, serta Poppy Sovia. Perfect Dream dijadwalkan tayang di bioskop tanah air mulai 30 Maret 2017, bertepatan dengan Hari Film Nasional. [adc]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x