Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 05:27 WIB

Andrigo Dituntut Tanggung Jawab Oleh PNS Cantik

Oleh : Aris Danu | Jumat, 17 Maret 2017 | 21:50 WIB
Andrigo Dituntut Tanggung Jawab Oleh PNS Cantik
Penyanyi Andriago - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Tuty Ariesta Lahay, seorang PNS cantik menuntut tanggung jawab penyanyi Andriago, artis yang bernaung di bawah label musik Nagaswara karena tidak mengaku anaknya.

Tuty bertemu dengan Andrigo ketika masih menjadi anak didik Farhat Abbas pada 2012 lalu. Sejak saat itu keduanya dekat dan menjalin hubungan asmara. Namun hingga saat ini, Tuty Ariesta belum juga dinikahi oleh Andrigo.

"Saya ketemu dia tahun 2012 lalu di studio milik Farhat Abbas, saat saya mau nunjukin lagu saya. Dari situ kita sering ketemu, sering komunikasi lewat BBM, SMS dan akhirnya pacaran," cerita Tuty Ariesta kepada wartawan, Jumat (17/3/2017).

Tuty mengatakan, saat dirinya hamil Andrigo berjanji akan bertanggung jawab namun hanya bersedia menikahi Tuty secara siri. Tuty pun menolak dan menuntut untuk dinikahi secara resmi.

"Dari situ saya melihat niat jeleknya untuk tidak mau bertanggung jawab," ujar Tuty.

Hingga saat ini, Tuty merasa kesulitan untuk menghubungi pria asal Riau itu. Bahkan Tuty pun berusaha untuk menghubungi Nagaswara, label yang kini menaungi Andriago. Sayangnya, pihak Nagaswara seolah menutup diri.

"Mereka tidak mau merespon karena masalah ini ada saat belum di Nagaswara. Anak semakin besar, saya berharap Andrigo mau bertanggung jawab. Saya mau dia mengakui ke publik soal hubungan ini. Saya enggak minta apa-apa, saya hanya minta dia bertanggung jawab sebagai ayah," tandasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Andriago mengaku mengenal sosok Tuty Ariesta. Namun, pria kelahiran 26 September 1987 itu belum memberikan klarifikasi.

"Saya kenal dengan dia. Tapi saya belum mau mengomentari. Saya harus minta izin label saya Nagaswara. Saya enggak mau salah jawab, karena dulu juga pernah ada kejadian seperti ini. Saya janji akan klarifikasi," kata Andrigo. [adc]

 
x