Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 April 2017 | 11:40 WIB

Yuki Kato Kesulitan Jadi Gadis Pesantren

Oleh : Aris Danu | Rabu, 11 Januari 2017 | 21:40 WIB
Yuki Kato Kesulitan Jadi Gadis Pesantren
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-Menjalani kehidupan sebagai seorang santri tak pernah terbayang dalam benak Yuki Kato. Ia mengaku kesulitan ketika harus menjadi santriwati, meskipun itu hanya sebuah peran.

Dara berdarah Indonesia-Jepang ini merasakan kehidupan pesantren ketika menjalani syuting film Cahaya Cinta Pesantren. Yuki memerankan tokoh Mashilla Silalahi, salah seorang santriwati.

"Sulit sih jujur, apalagi saya enggak ada background jadi santri dan mondok, ikut pesantren kilat juga sudah lama banget dan cuma tiga hari dan enggak berasa," kata Yuki saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski hanya sebuah peran, pemilik nama asli Yuki Anggraini Kato itu merasa kesulitan lantaran harus tinggal di pesantren selama syuting. Banyak pengalaman dan hal tak terduga yang ia alami.

"Kasur bukan kasur yang enak gitu, kayak kasur yang dari kapuk, dengan kondisi yang enggak ada AC dan kipas, panasnya kota Medan juga. Jadi ya itu, kayak harus dibiasakan," kenangnya.

Setelah peran tersebut, dara kelahiran Malang, 2 April 1995 itu mengaku mendapat pelajaran berharga.

"Paling yang jadi kebiasaan bangun pagi sih. Shalat subuh untuk tahajud juga jadi kebawa karena rutinitas dan yang kebawa lagi lebih mendalami agama sendiri lebih lagi," pungkasnya. [adc]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x