Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 20 Agustus 2017 | 05:14 WIB

Mira Lesmana Kemas Sejarah Hidup Chairil Anwar

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 5 Desember 2016 | 13:15 WIB
Mira Lesmana Kemas Sejarah Hidup Chairil Anwar
Mira Lesmana - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mira Lesmana membuat sebuah film yang mengemas cerita tentang Chairil Anwar. Seperti apa tantangan yang dia miliki untuk mengemas cerita tersebut?

Mira tidak main - main. Dia membuat film-film dokumenter pendek Maestro Indonesia yang disutradarai Riri Riza, partner Mira di Miles Films. Maestro Indonesia dipersembahkan PT Pembangunan Jaya untuk mengangkat profil dua tokoh terkemuka Indonesia, yakni Chairil Anwar (penyair angkatan 45) dan Soejoedi Wirjoatmodjo (arsitek).

Menurut Mira, film dokumenter yang dinaratori oleh Nicholas Saputra ini mengemas sejarah hidup Chairil Anwar dan Soejoedi Wirjoatmodjo masing-masing dalam durasi 15 menit. Bagi Mira, ini adalah sebuah tantangan berat. Untuk itu, Mira dan Riri bersama timnya harus menggali informasi langsung dari sumbernya perihal kehidupan dua tokoh tersebut. Agar film yang dihasilkan maksimal, Mira ingin semua yang tertuang dalam karyanya ini sesuai dengan kenyataannya.

Tak heran jika proses kreatif pembuatan film dokumenter Maestro Indonesia ini memakan waktu sekitar dua tahun, karena harus melalui proses kurasi dan mendesain konsep.

"Periode tersebut kami manfaatkan semaksimal mungkin. Tantangan pasti ada, namun kami anggap itu sebagai bumbu racikan untuk membuat film ini tambah sempurna," ungkap Mira seperti yang dikutip dari siaran pers yang diterima, Jakarta, Senin (05/12/2016).

Mira dan Riri menjadi sosok yang sudah tidak asing lagi di dunia film. Kiprahnya di dunia layar lebar terbukti mampu menarik minat banyak orang. Dalam membuat sebuah karya, keduanya selalu melakukan riset mendalam dalam jangka waktu yang lama sebelum memproduksi sebuah film. Tak heran jika Miles Films hanya merilis satu film panjang dalam setahun.

"Saya sangat masuk ke dalam setiap ide cerita yang harus dibuat film. Konteks dan konten itu bagian dari proses membuat film sebagai produser," tambah Mira.

Karena itu, ketika film dokumenter Maestro Indonesia rampung dan sudah bisa ditonton secara digital di platform YouTube, kita bisa melihat bukti keseriusan produksi yang dipimpin Mira Lesmana ini. Dalam Maestro Indonesia tentang Chairil Anwar, misalnya, Nicholas Saputra terbang dari satu kota ke kota lain di Indonesia demi menemui para narasumber penting guna mencari informasi tentang sastrawan legendaris kelahiran Medan itu.

Begitu juga dalam Maestro Indonesia tentang arsitek Soejoedi Wirjoatmodjo. Nicholas tak hanya menyambangi bangunan-bangunan monumental yang menjadi jejak-jejak arsitektur modern karya Soejoedi di Jakarta. Akan tetapi, aktor pemenang Piala Citra dari Festival Film Indonesia (FFI) 2005 ini juga menemui arsitek terkemuka masa kini Andra Matin di Bali.

 
Embed Widget

x